Jumat, 13 Januari 2017

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Nama  : I PUTRA ASDA SHAFARI
NPM   : 13216339
Kelas  : 1EA07


ILMU BUDAYA DASAR
"MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB"

A. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
    Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau  perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertang­gung jawab.


B. MACAM MACAM TANGGUNG JAWAB

1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
    Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiapp orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.

2. Tanggung jawab kepada keluarga
     Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya.

3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
    Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian manusia di sini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab tersebut.

4. Tanggung jawab terhadap bangsa dan negara
    Suatu kenyataan lagi, bahwa setiiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berfikir, berbuat, bertindak, bertinggah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri.

5. Tanggung jawab terhadap Allah Swt
    Allah SWT menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya. Manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap perintah Allah Swt. Sehingga tindakan atau perbuatan manusia tidak bisa lepas dari pengawasan Allah Swt yang dituangkan dalam kitab suci Al Qur'an melalui agama islam.

C. CONTOH TANGGUNG JAWAB TERHADAP NEGARA


Wajib militer adalah salah satu contoh tanggung jawab terhadap negara. Wajib militer atau seringkali disingkat sebagai wamil adalah kewajiban bagi seorang warga negara berusia muda terutama pria, biasanya antara 18 - 27 tahun untuk menyandang senjata dan menjadi anggota tentara dan mengikuti pendidikan militer guna meningkatkan ketangguhan dan kedisiplinan seorang itu sendiri. Wamil biasanya diadakan guna untuk meningkatkan kedisiplinan, ketangguhan, keberanian, dan kemandirian seorang itu dan biasanya diadakan wajib untuk pria lelaki. Yang harus wamil biasanya adalah warga pria. Mereka wajib melakukan wajib militer selama 2 tahun lamanya. Hal ini tak terkecuali, sekalipun ia merupakan anak seorang pejabat ataupun selebriti, mereka wajib melakukan hal ini.

Berikut ini adalah beberapa Fakta seputar wajib militer di Korea Selatan yang perlu anda ketahui.

1. Hukuman Penjara Bagi Yang Melanggar

Fakta seputar wajib militer di Korea Selatan yang pertama adalah hukuman penjara bagi yang melanggar. Karena dari namannya saja sudah menggaris bawahi bahwa kegiatan ini merupakan hal yang wajib untuk dilakukan, maka tentunya ada konsekuensi jika ada yang melanggarnya. Tak main-main, bagi pria Korea Selatan yang sengaja tidak menjalani wamil, maka dapat dimasukkan ke penjara dan harus tinggal di penjara paling lama itu sekitar 3 tahun. Namun ternyata tak hanya hukuman tegas dari pemerintah yang akan menghantui para pria yang sengaja mangkir dari wamil, tetapi ada hal yang juga tak kalah menyeramkannya. Hukuman di kalangan masyarakat yang akan  mengucilkan pria yang tidak ingin melakukan wamil. Disana, mereka yang sengaja tidak melakukan wamil dianggap seperti tak mencintai negara dan tidak ingin berkorban untuk negeri tercinta.

2. Wajib Militer Bagi Anak Dari Pernikahan Campuran.

Fakta seputar wajib militer di Korea Selatan yang kedua adalah tentang wajib militer bagi anak dari pernikahan campuran. Jika statusnya masih sebagai warga negara Korea Selatan, maka pria tersebut tetap wajib wamil. Namun apabila dirinya ia punya status kewarganegaraan lain, maka ia tidak wajib melakukan wamil. 

Senin, 29 Agustus 2016

Proses Menuju Perguruan Tinggi

          Tahapan pertama menuju perguruan tinggi negeri adalah SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). SNMPTN adalah tahapan dimana siswa/i diterima di PTN melalui jalur undangan. Bagi kalian siswa/i kelas XII yang ingin mengikuti jalur SNMPTN, terus tingkatkan grafik nilai rapot anda. Diusahakan agar tidak ada nilai yang turun. Dalam memilih jurusan, diharapkan tidak ada siswa/i yang memilih program studi dan kampus yang sama. Selanjutnya, perhatikan akreditasi sekolah anda dan alumni lulusan sekolah anda. Semakin banyak lulusan sekolah anda yang berkuliah di PTN tersebut, maka peluang anda cukup besar untuk masuk PTN tersebut.

          Tidak diterima melalui jalur undangan ? Anda tidak perlu khawtir. Selanjutnya ada tahapan yaitu SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). SBMPTN adalah tahapan dimana siswa/i masuk PTN dengan cara tertulis. SBMPTN teridiri dari 60 soal TKD (Tes Kemapuan Dasar) dan 90 soal TKPA (Tes Kemampuan Potensi Akademik). Untuk Saintek TKD teridiri dari 15 soal Biologi, Fisika, Kimia, dan Mat.IPA. Sedangkan untuk Soshum TKD teridiri dari 15 soal Sejarah, Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi. TKPA Saintek dan Soshum terdiri dari 45 soal TPA (Tes Potensi Akademik), 15 soal Mat.Dasar, B.Inggris, dan B.Indonesia. SBMPTN sangat berbeda dengan ujian-ujian pada masa SMA. Dalam SBMPTN jika anda benar maka nilai anda +4, jika anda salah maka nilai anda -1, dan jika anda tidak menjawabnya maka nilai anda 0.

          Tidak diterima SBMPTN ? Tidak usah takut, beberapa PTN memberikan kesempatan untuk anda melalui tes mandiri. Tidak lolos juga ? Jangan sedih, mungkin belum rejeki anda untuk kuliah di PTN. Parameter kesuksesan seseorang bukan dinilai dari kampus dimana asal orang tersebut, tetapi bagaimana anda menjalankan nya dengan sungguh-sungguh. Semoga bermaanfaat untuk adik-adik yang akan melanjutkan menuju perguruan tinggi.